10 Cara Positif Mengatasi Depresi yang Berlebihan

10 Cara Positif Mengatasi Depresi yang Berlebihan

Derpresi adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi pada seseorang dan memengaruhi pola pikir, perasaan, suasana hati (mood), dan cara menghadapi aktivitas sehari-hari. Hampir semua perasaan depresi itu bersifat negatif, perasaan-perasaan negatif tersebut antara lain, kesedihan, kekhawatiran, dan frustasi, walaupun perasaan tersebut merupakan hal umum yang dirasakan oleh banyak orang, namun perasaan ini terjadi dalam waktu yang cukup lama.

Banyak hal yang menyebabkan kita sering merasakan depresi, namun biasanya depresi muncul dikarenakan masalah-masalah yang sulit untuk kita hadapi, baik karena masa lalu, atau karena sesuatu hal yang saat ini kita kerjakan.

Contoh depresi karena masa lalu, kebanyakan terjadi karena sebuah penyesalan di masa lalu. Sesuatu hal yang pernah terjadi, namun pada masa ini kita justru menyesal kenapa sesuatu itu pernah terjadi di kehidupan kita. Tak peduli apakah sesuatu itu adalah kenangan yang indah ataupun buruk, semuanya terlihat sama saja kalo kita memang tidak menghendaki hal tersebut terjadi.

Lalu contoh depresi karena sesuatu hal yang kita kerjakan saat ini, biasanya hal ini terjadi karena ada hal yang sulit untuk kita kerjakan atau di selesaikan, baik karena soal pekerjaan kantor atau masalah-masalah kehidupan. Buntut dari depresi ini adalah seringnya kita merasa stres, muak, dan kurang bersemangat.

Sebenarnya banyak sekali penyebab depresi itu, berikut adalah salah satu faktor penyebab depresi.

1. Karena masa lalu: sesuatu yang terjadi di masa lalu dan sulit diperbaiki saat ini.
2. Karena masa depan: sesuatu yang terjadi karena perasaan khawatir dan cemas akan masa depan yang sukes atau gagal.
3. Stres: Sesuatu yang muncul karena tekanan lingkungan

Beberapa Efek Depresi

1. Sulit Kosentrasi
2. Hilang Semangat
3. Tidak Percaya Diri
4. Merasa Gelisah setiap saat.
5. Meniumbulkan Pikiran Negatif
6. Sedih yang tak pernah usai.
7. Mudah frustasi dan stres.
8. Sulit mengendalikan emosi.

Sebenarnya masih banyak efek yang akan ditimbulkan kalo kita terus-menerus mengalami depresi. Tapi untuk menghilangkan depresi tak perlu menggunakan obat menghilang depresi kok, karena ada cara dan tips yang sederhana alami untuk mengatasi perasaan depresi yang berlebihan. Simak Penjelasannya.



1. Ringankan dengan Bercerita

Apapun masalah yang membebani pikiran kamu saat ini, ringankanlah dengan bercerita atau dengan kata lain curhat. Depresi itu sesungguhnya muncul karena Kamu sering menyimpan masalah dan beban pikiran tersebut seorang diri.

Dengan berbagi cerita dengan orang lain, hal ini mampu untuk mengeluarkan energi negatif akibat depresi. Dengan demikian, beban pikiran kamu terasa semakin ringan, bahkan tidak jarang kamu juga akan mendapatkan solusi untuk mengatasi beban tersebut.

Lalu dengan siapa kita mesti bercerita ?. Nah hal inilah yang mungkin sering kita temui saat kita hendak curhat tentang masalah yang kita hadapi. Tak perlu bingung, kamu bisa berbagi dengan teman atau sahabat. Tapi kalo masalah tersebut menyangkut privacy yang sensitif, kamu bisa berbagi dengan keluarga dan orang-orang terpercaya lainnya.

Ceritakanlah apa yang memang Kamu mau ceritakan. Jika ada sesuatu yang masih ingin disimpan, silakan simpan dahulu, dan cari waktu yang tepat untuk mengatakannya.

Ketika nanti Kamu sudah siap untuk mengeluarkan semuanya, mulailah secara perlahan. Karena terlalu lama menyimpan beban jelas juga tidak sehat bagi perkembangan kamu sendiri.

Tapi ingat, berceritalah kepada orang yang memang kamu percayai. Mereka yang dapat mengunci dan menyimpan seluruh cerita Anda hanya untuk dirinya saja. Jangan sampai kamu bercerita kepada orang-orang yang salah.


2. Berusaha menerima Kenyataan

Kenyataan kadangkala sangat sulit untuk diterima. Tapi sadar atau tidak, dengan menerima kenyataan adalah salah satu kunci untuk kita terbebas dari rasa depresi. Kaitannya dengan depresi adalah kadang kita mengharapkan sesuatu, tapi kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Nah disinilah peran kita untuk menyikapi sebuah kenyataan. Jika kita tidak menerima kenyataan tersebut, maka depresi perlahan akan muncul dan mengerogoti kita, sebaliknya, jika kita mampu menerima kenyataan, pastinya akan ada proses memperbaiki diri yang lebih baik kedepannya.


3. Berusaha Berpikir Positif

Berpikir positif adalah cara berpikir secara logis yang memandang sesuatu dari segi baiknya saja dan meliputi untuk diri sendiri, orang lain, maupun keadaan lingkungan, sehingga tidak akan mudah putus asa dan bisa berpikir untuk mencari jalan keluar atas masalahnya.

Depresi sangat berkaitan erat dengan cara kita berpikir, dimana perasaan yang kita rasakan juga bergantung dengan apa yang kita pikirkan saat ini. Contoh, ketika kamu berpikir negatif tentang suatu hal, atau memikirkan hal-hal yang buruknya saja, bagaimana perasaan kamu ?. Mungkin perasaan kamu akan menjadi risau tak menentu. Nah begitupun ketika kamu selalu berpikiran positif, maka kamu akan merasa tenang dalam hidup ini.


4. Belajar untuk Ikhlas dan Sabar

Salah satu mengapa depresi itu muncul adalah karena kamu sering menyalahkan diri sendiri maupun menyalahkan keadaan. Ingatlah kamu dan keadaan itu tidaklah salah, yang salah itu adalah cara kamu memandang sesuatu.

Jika kamu berbuat salah dimasa lalu, maka tak perlu untuk menyalahkan masa lalu, karena menyalahkan masa lalu itu tidak akan membuat masa lalu kamu bisa diperbaiki lagi, dengan kata lain tidak akan menghasilkan apapun.

Yang bisa kamu lakukan saat ini hanyalah berusaha ikhlas dan sabar menerima semuanya. Disamping itu, kamu juga harus memperbaiki diri supaya masa depan bisa lebih baik. Percayalah dibalik masa lalu yang kelam, pasti ada hikmah yang indah terkandung didalamnya.


5. Meditasi

Meditasi adalah praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran, dan semua hal yang membebani, maupun yang mencemaskan. Meditasi dinilai sangat tepat untuk menghilangkan depresi karena meditasi itu bersifat ketenangan.

Baca Juga: 50 Kata Kata Penyejuk Hati dan Ketenangan Jiwa

Menurut hasil penelitian membuktikan bahwa meditasi dapat mencegah kambuhnya depresi. Namun dengan begitu, meditasi harus dilakukan secara konsisten dan terus-menerus, bukan hanya dilakukan saat butuh saja.

Jika kamu beragama islam, zikir dan wirid adalah meditasi yang sesuai dengan ajaran. Dengan memperbanyak zikir dan wirid, itu artinya kita banyak mengingat Allah SWT. rutinkan berzikir agar hati kamu selalu merasa tenang.


6. Lebih Care untuk Bersosialisasi

Manusia adalah makhluk sosial, artinya manusia itu membutuhkan satu sama lain. Tapi walaupun demikian, ada juga seseorang yang memiliki kepribadian yang suka sendirian. Orang seperti ini mungkin tidak nyaman di pusat keramaian dan lebih senang melakukan apapun itu secara mandiri.

Sepintas orang seperti ini terlihat orang yang kuat. Namun adakalanya orang seperti ini adalah orang yang paling lemah loh, artinya ketika ia terpukul, maka ia akan langsung terjatuh. Mengapa ?. Karena alasan kesendiriannya. Tidak ada tempat berbagi, tidak ada yang bisa menolong, dan sebagainya.

Kita tidak ingin menyalahkan siapapun dalam poin ini, karena sifat-sifat manusia itu berbeda-beda. Namun kalo kamu memiliki sifat seperti ini kemudian lagi depresi, ada baiknya untuk belajar bersosialisasi, Seperti berkumpul dengan teman dan sahabat, berbagi dengan keluarga, dan sebagainya. Dengan begitu, mungkin saja kamu akan lebih mudah untuk tersenyum kembali dan sadar bahwa banyak sekali orang-orang yang baik.


7. Buka Mata tentang Keindahaan Dunia

Kemudian salah satu alasan kenapa kamu sering merasa depresi adalah mungkin saja kamu "Kurang Piknik" alias melewatkan hal-hal yang indah di dunia ini. Contoh sederhananya adalah menikmati keindahan dan pemandangan dunia dengan berlibur.

Seringkali kita menjadi mudah depresi karena persoalan-persoalan yang harus dilakukan berhari-hari, dan berulang-ulang. Namun jika menimbulkan depresi, itu artinya kamu membutuhkan waktu untuk berlibur supaya pikiran kamu jauh lebih fresh.


8. Mulai sesuatu yang Baru dan Tinggalkan sesuatu yang Lama

Cara selanjutnya dalam mengatasi depresi adalah dengan cara melakukan sesuatu yang baru. Kadang depresi itu muncul ketika kamu melakukan sesuatu hal yang sama berkali-kali namun tak pernah mendapatkan hasilnya.

Kadang gagal itu bukanlah takdir, namun masalah bagaimana cara kita untuk mendapatkannya. Kalau cara kita salah, ya otomatis kita akan gagal, pun sebaliknya, kalo cara kita benar, mungkin kesuksesan akan kita raih.

Oleh karena itu, jangan pernah terpaku dalam 1 cara, bila cara yang kamu buat nyatanya gagal, cukuplah satu kali melakukan cara tersebut, dan pikirkan kembali sesuatu yang baru. Hal ini akan membuat kamu terbebas dari rasa frustasi dan depresi.


9. Istirahat

Cara selanjutnya untuk mengatasi depresi adalah dengan cara beristirahat sejenak. Salah satu alasan kenapa depresi muncul karena mungkin kamu merasa lelah. Rasa lelah akan membuat pikiran kamu menjadi sulit dikendalikan, dan alhasil kamu akan sangat mudah diganggu rasa depresi.

Tidak ada salahnya untuk kamu meluangkan waktu setidaknya satu hari untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan, jadikan satu hari tersebut menjadi hari bebas untuk kamu sendiri. Kamu bisa bermain game seharian, berjalan-jalan seharian, ataupun tidur seharian, terserah kamu, itu memang hari kamu.

Hal ini akan membuat pikiran kamu lebih fresh, membantu kamu untuk bisa menerima kenyataan lama, dan membuat kamu lebih siap untuk menerima sesuatu yang baru.

Baca Juga: 5 Cara Mengisi dan Memanfaatkan Waktu Luang Sebaik Mungkin


10. Lebih Banyak Mendekatkan diri Pada Tuhan

Kalo dari 9 poin diatas tidak bisa kamu dapatkan, atau memang kamu tidak bisa menemukan tempat untuk bersandar. Ingatlah masih ada lantai untuk bersujud. Sebaik-baiknya tempat bersandar adalah kepada Tuhan yang Maha Esa.

Serahkan semua masalah kehidupan hanya kepada-Nya, dan yakinlah bahwa scenario yang telah dibuat-Nya adalah sesuatu yang Indah, Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Jadi tak perlu sedih hati. Anggap saja ini semua adalah untuk menaikan derajad kamu di mata Tuhan semesta alam.

Labels: , ,