Pentingnya Menjaga Aib Diri Sendiri & Aib Orang Lain - Inilah Alasannya

Berhati-hatilah membuka Aib Seseorang - Inilah Alasannya

Aib adalah suatu kondisi yang tidak baik tentang seseorang., kondisi ini biasanya jika diketahui orang lain akan membuat rasa malu yang berefek dengan psikologis yang negatif. Aib sebenarnya sesuatu yang rahasia, artinya hanya kita sendiri atau beberapa orang saja yang mengetahuinya.

Aib erat kaitannya dengan kesalahan manusia dimasa lalu, kesalahan yang pernah dibuat yang mungkin kita rasa kesalahan tersebut adalah kesalahan yang memalukan. Dari rasa malu inilah, kita akhirnya berusaha menutupi Aib tersebut dari orang lain agar rasa malu kita tidak semakin membesar. Oleh karena itu, kita sebagai manusia harus tahu seberapa pentingnya untuk menjaga aib,

Ada dua hal yang harus kita pahami tentang menjaga aib, Yaitu menjaga aib diri kita sendiri, dan bisa menjaga atau merahasiakan aib orang lain. Tapi sayangnya pada zaman ini, Aib seakan sudah tak dipedulikan lagi oleh pemiliknya. Bak mata angin yang berlawanan arah, manusia saat ini justru dengan bangga menyebarkan aibnya sendiri kepada orang lain.

Memang harus diakui bahwa pembicaraan yang asyik itu adalah pembicaraan seputar Aib. Sudah banyak kita temui kalo ada yang bicara tentang Aib seseorang, maka pembicaraan tersebut akan menjadi Viral dimana-mana. Contohnya di media sosial, hampir semua pemberitaan yang menjadi trending topik di dunia maya adalah berita yang menyangkut pautkan tentang Aib seseorang. Tak peduli apakah Aib tersebut adalah fakta atau hanya fitnah belaka, tapi hal ini sudah cukup menjadi bukti bahwa Aib telah menjadi makanan informasi kita sehari-hari.

Lalu pertanyaannya, darimana berita Aib tersebut muncul. Ada beberapa jawaban dari pertanyaan ini, Pertama, mungkin Aib tersebut hanya berupa fitnah, ada golongan orang tertentu yang membuat-buat kesalahan orang lain dimasa lalu, kemudian menyebarkannya kepada orang lain. Biasanya dalam kasus ini, orang-orang yang sengaja membuat fitnah hanya bertujuan untuk menjatuhkan seseorang.

Kedua, mungkin Aib itu sengaja disebarluaskan dengan harapan ingin cepat populer dan dikenal oleh orang banyak. Sudah tak terhitung lagi seberapa banyak orang yang mendadak populer hanya karena dengan terang-terangan menjual Aib diri sendiri. Orang-orang seperti ini mungkin sudah termakan dengan besarnya ambisi atau memang memiliki kepribadian yang senang mendapatkan perhatian oleh orang banyak.

Ketiga, mungkin ada orang yang sengaja menyebarkan Aib tersebut. Kadang kita salah menceritakan Aib diri sendiri kepada orang yang tak bisa menjaga rahasia. Walaupun orang tersebut adalah orang yang paling kita percaya, namun manusia tetaplah manusia yang tak luput dari kesalahan, mungkin saja orang tersebut tak sengaja atau keceplosan mengatakan Aib Anda sama orang lain.

Ketiga hal tersebut hanyalah contoh. Namun dari contoh ini, kita akhirnya mulai mengerti sedikit tentang pentingnya menjaga Aib hidup. Bahkan dalam agama Islam, kita sebagai muslim harus menjaga dan menutup rapat tentang Aib ini. Layaknya sebuah aurat yang harus ditutupi, Aib tidak boleh ditampakkan dan diketahui orang lain. Kadang terasa sangat lucu ketika Allah SWT sudah sangat sempurna menutup Aib kita, tapi kenapa justru kita sendiri yang membocorkan rahasia Aib diri sendiri.

Sama halnya ketika kita membicarakan apapun tentang Aib atau dengan mudah membuka Aib seseorang. Apalagi kalau Aib yang kita bicarakan adalah Aib yang tak jelas sama sekali asal-usulnya. takutnya kita terjebak dengan dosa besar yaitu fitnah.

Kita juga harus berpikir dua kali sebelum membuka Aib seseorang, salah satunya memikirkan bagaimana perasaan orang tersebut ketika Aibnya disebarluaskan. Kita bisa memposisikan diri kita sendiri ketika Aib kita disebarluaskan oleh orang lain, bagaimana rasanya ? mungkin rasa malu dan sedih luar biasa yang akan kita rasakan. Nah begitu juga perasaan orang lain ketika Aibnya dikatakan kepada orang banyak.

Maka kita bisa menyimpulkan bahwa tidak baik untuk membocorkan Aib orang lain, apalagi hanya untuk kepentingan dan keuntungan diri pribadi. Ingat karma itu ada, setiap perbuatan akan dibalas dengan perbuatan yang sama. Walaupun sang pembuka Aib tidak dibalas di dunia, namun bisa jadi, ia akan dibalas Allah SWT di akherat dengan membuka semua Aib dirinya ketika hidup di dunia.

Labels: ,