Kisah Sukses Pendiri Paypal - Elon Musk

Elon Musk - Pendiri Paypal, SpaceX, tesla motor

Jika Anda sering melakukan transaksi online atau Anda memiliki bisnis yang melakukan proses pembayaran secara online sudah pasti mengenal yang namanya Paypal, namun untuk Anda yang belum mengetahuinya, Paypal adalah sebuah layanan yang menyediakan jasa transfer uang secara online, ibaratkan sebuah "Bank" yang bisa mengirim dan menerima uang.

Sistem transaksi Paypal juga sudah secara Global, artinya kita cukup membuat akun Paypal untuk melakukan transaksi baik didalam maupun di luar neger dengan mudah. Kece gak, Paypal juga tercatat sebagai layanan transaksi online nomor satu didunia, maka tak heran kenapa salah satu raksasa eCommerce dunia yakni eBay jatuh cinta, dan akhirnya Paypal di akusisi oleh eBay.

Kebanyakan dari kita tidak tahu, siapa dalang sebenarnya dari kesuksesan dan nama besar Paypal saat ini. ada tujuh orang yang tercatat sebagai owner paypal yakni, Elon Musk, Peter Thiel, Max Levchin, Luke Nosek, Ken Howery, dan Yu Pan, mereka bertujuh ini berperan sangat signifikat demi membesarkan nama Paypal.

Namun dalam pembahasan ini kita akan mengenal kisah inspiratif dari sosok Elon Musk, sebagai salah satu pendiri dari Paypal, Selain itu, ia juga adalah pendiri Tesla Motor, pendiri sekaligus CEO SpaceX. Nah berikut adalah profil, biografi hingga cerita sukses dari Elon Muks. Simak Penjelasannya.


Biografi Elon Musk



Elon merupakan seorang blasteran Kanada-Afrika, ia lahir di kota Pretoria, Afrika Selatan tepatnya tanggal 28 Juni 1971. ayah  Elon Musk adalah seorang insinyur dan peneliti bernama Errol Musk, Ayahnya adalah seorang penduduk asli Afrika Selatan. Sedangkan ibu elon musk adalah seorang ahli gizi sekaligus model warga negara Kanada bernama Maye. Setelah menikah, mereka memutuskan untuk tinggal dan membesarkan Elon di Afrika Selatan.

Ketika muda, Elon Musk dikenal sosok yang cerdas dan pintar dalam beberapa hal. Bahkan pada usianya baru menginjak 10 tahun, ketika ia dibelikan sebuah perangkat komputer, Elon telah berhasil membuat sebuah program game pertamanya bernama "Blastar". Walaupun game tersebut masih sangat sederhana, namun game tersebut laku terjual dengan harga $500.

Pada tahun 1988 tepat pada umurnya yang ke 17. Elon Musk memutuskan untuk pindah ke Kanada dikarenakan ingin lebih berkembang dan mengasah kemampuan yang ia miliki. Ayah Elon yang melihat potensi dari anak nya tentu tidak mau jika anak nya berkembang di ranah yang tidak sesuai dengannya dan mengizinkan Elon untuk pergi ke Kanada, kebetulan juga  banyak keluarga dari ibunya tinggal di sana.

Di kanada Elon memutuskan untuk melanjutkan studi dan berhasil mendapatkan gelar dari University of Pennsylvania dan Universitas Wharton School. Namun keputusan besar yang ia lakukan ketika Elon tidak memilih tidak menuntaskan program master di Universitas Stanford karena lebih memilih mengembangangkan proyek pribadinya bernama Zip2.

Keputusan yang dipilih Elon pun tepat, melihat perkembangan Zip2 yang cukup pesat, akhirnya salah satu perusahaan besar Compaq AltaVista melirik Zip2 dan membelinya dengan harga $ 341 juta. tentunya pencapaian yang seimbang dengan perjuangan dan pengorbanan yang Elon lakukan.


Paypal



Setelah sukses dengan projek Zip2 nya, tak lantas membuat Elon merasa puas. Pada tahun 1999, ia kembali membuat karya dengan meluncurkan layanan online bernama X.com. Sedikit informasi, X.com adalah layanan penyedia perencanaan keuangan online. dan menjadi cikal bakal lahirnya Paypal. X.com mulai populer ketika melakukan kerjasama dengan perusahaan Confinity dan meluncurkan layanan transaksi online di X.com. Dan pada tahun 2001, X.com dirubah namanya menjadi Paypal Inc.

Baca Juga : Kisah Sukses Pendiri Aplikasi Traveloka - Ferry Unardi

Nasib kembali memihak Elon Musk. Paypal mengalami perkembangan yang sangat besar dalam waktu yang singkat. Kesuksesan Paypal akhirnya terdengar oleh eBay, dan akhirnya eBay pun meminang Paypal dengan mahar $ 1.5 Miliar. Paypal pun semakin kuat dan berhasil mengalahkan layanan serupa seperti AlertPay, Billpoint,, Liberty Reserve, dan Yahoo! PayDirect,


Kesuksesan Elon Musk



Saat ini, Elon Musk masih eksis menjalankan banyak proyek diantaranya, mengembangkan projek teknologi luar angkasa, SpaceX, dan perusahaan otomotif, Tesla Motor. Dari banyaknya pengaruh yang Elon Musk capai, membuatnya dinobatkan sebagai salah satu manusia paling berpengaruh versi majalah Forbes. Tidak hanya penghargaan, dia juga adalah salah satu bilioner didunia. Menurut data dari Forbes, kekayaan Elon Musk pada tahun 2017 mencapai US$ 21,7 Miliar , atau sekitar Rp. 287 Triliun.

Labels: ,