5 Pertarungan Ketat di Dunia Teknologi saat ini (Motivasi)

5 Pertarungan Ketat di Dunia Teknologi saat ini (Motivasi)

Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat berkembang secara pesat, perusahaan teknologi berlomba-lomba membuat sebuah inovasi yang memanfaatkan teknologi untuk memudahkan kehidupan manusia. Media Sosial, eCommerce, dan Smartphone adalah salah satu bukti inovasi teknologi yang saat ini sudah sangat membantu manusia ketika beraktivitas.

Kita sebagai pengguna atau pelanggan mungkin tidak peduli tentang bagaimana mereka membuatnya, kendala apa yang dihadapi atau apapun itu. kita cenderung hanya lebih suka memakainya saja. Tapi kadang dari situ biasanya kita bisa mendapatkan pelajaran berharga sebagai motivasi kehidupan.

Nah salah satu pelajaran yang kita dapat adalah mengamati ambisi persaingan mereka, tentu semua hal pasti ada persaingan, apalagi layanannya ditargetkan untuk orang banyak. seperti halnya dunia teknologi. Ketika kita memperhatikannya, perusahaan penyedia layanan teknologi bukanlah sekedar bagaimana membuat produknya, tapi bagaimana produknya bisa diterima oleh masyarakat. apalagi jika produk yang dihasilkan mempunyai banyak pesaing yang harus dikalahkan.

Untuk memenangkan pertempuran di zaman modern seperti sekarang ini bukanlah diukur seberapa kuat otot atau besar tubuh Anda, karena seseorang yang hanya mengandalkan otot akan selalu dipencundangi orang yang menggunakan otak. Persaingan di dunia teknologi sudah menjadi rahasia umum bagi pemain-pemain perusahaan teknologi.

Apa tujuan mereka bersaing ? jawabannya untuk mendapatkan kita sebagai pengguna. Secara tidak langsung kita adalah alasan utama mereka untuk saling berperang dengan mengalahkan satu sama lain.

Jadi intinya, semakin banyak pengguna yang memanfaatkan layanannya, semakin besar dan sukses pula perusahaan tersebut. Tidak jarang perusahaan teknologi seakan tidak peduli untuk membakar uang karena berpromosi demi melebarkan sayap bisnis sehingga tak dilupakan oleh masyarakat teknologi.



5 PERSAINGAN KETAT DI DUNIA TEKNOLOGI



1. Media Sosial



Pertempuran pertama terjadi pada Media Sosial. Dahulu mungkin kita pernah mengenal yang namanya friendster. Namun saat ini Frienster sudah terlupakan, Karena sudah banyak sekali pilihan Media Sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, BBM, ataupun SnapChat. Dengan menjamurnya aplikasi media sosial ini, jelas ada persaingan yang sangat ketat antara perusahaan-perusaahan penyedia layanan sosial media.

Bicara tentang aplikasi media sosial mana yang paling populer sejagat raya, pasti sudah banyak yang tahu bahwa Facebook adalah kerajaan media sosial terbesar di dunia. Facebook juga memiliki aplikasi media sosial lainnya seperti WhatsApp, Messenger dan Instagram.

Memang sangatlah sulit menyaingi Facebook di media sosial, semua media sosial yang dimiliki Facebook mempunyai basis pengguna aktif mencapai miliaran akun, berbanding terbalik dengan para pesaingnya yang pengguna aktifnya baru mencapai ratusan juta.

Mungkin salah satu pesaing ketat Facebook adalah SnapChat. Sudah menjadi rahasia umum betapa sengitnya pertarungan antara Facebook dan SnapChat. Persaingan ini dimulai ketika Facebook gagal membeli SnapChat, mengingat SnapChat memiliki fitur yang sangat menarik yaitu "stories". Dari gagalnya akuisisi ini, membuat Facebook seakan memerangi SnapChat dari seluruh aspek,

Yang terbaru adalah ketika Facebook mengeluarkan fitur yang mirip dengan SnapChat yaitu "stories". Tak tangung-tangung, Facebook menerapkan fitur ini di semua lini media sosial miliknya, seperti Instagram Stories, Facebook Stories, hingga WhatsApp.


2. eCommerce




Pertempuran yang tak kalah panasnya juga terjadi pada sektor eCommerce. dua pemain raksasa eCommerce dunia, Amazon dan Alibaba mengalami persaingan yang sangat ketat menjadi penguasa eCommerce dunia, Amazon adalah penguasa eCommerce di Amerika, sedangkan Alibaba adalah penguasa di Asia khususnya dikawasan China. Memang saat ini Amazon unggul sedikit dari Alibaba, tapi itu sangat tipis, bisa saja Alibaba menyalip Amazon ditikungan selanjutnya.

Kita tahu bahwa China adalah market yang sangat potensial, dengan penduduk mencapai 1.2 Miliar jiwa, Alibaba bahkan berhasil mengusir salah satu marketplace terbesar didunia "eBay" dari China, dengan menguasai pasar China, maka tidak sulit bagi Alibaba untuk menantang Amazon untuk memperebutkan status "quo".

Menarik jika keduanya saling berhadapan di kawasan pasar yang sama sekali tidak mereka kuasai, karena jelas cukup sulit untuk bertempur dengan tuan rumah. Amazon dan Alibaba telah memperlebar pasarnya diseluruh dunia, termasuk Indonesia. walaupun tidak secara terang-terangan meluncurkan layanannya, tapi pengaruhnya sudah mulai terasa di Indonesia.

Lalu bagaimana peta persaingan eCommerce di dalam negeri, kita cukup berbangga karena ada orang Indonesia yang mampu bersaing dengan pemain-pemain raksasa eCommerce dunia, seperti halnya Tokopedia dan Bukalapak yang Foundernya asli orang Indonesia.

Tokopedia masih dinobatkan sebagai eCommerce terpopuler di Indonesia saat ini, Tokopedia bersaing ketat dengan Lazada dan blibli yang semakin lincah untuk bergerak. Memang Indonesia adalah pasar yang cukup gurih dengan penduduk 250 juta jiwa, Selain itu, masyarakat Indonesia juga dinilai gemar untuk berbelanja.

Namun kekhwatiran yang nampak ketika suatu saat raksasa eCommerce dunia resmi masuk di Indonesia, seperti Amazon, Alibaba, dan eBay yang mungkin menjadikan Indonesia sebagai wilayah pertempuran selanjutnya antara raksasa eCommerce tersebut.

Baca Juga : 30 Kata Kata Ambisi Inspiratif Agar Menjadi yang Terbaik

Lalu bagaimana nasib pemain lokal Indonesia ?. apakah mereka akan tergusur, dan cuma menjadi penonton ?. Memang betul bahwa untuk sekarang pemain eCommerce Indonesia masih kalah dalam berbagai bidang. Kalah dalam finansial, sumber daya, dan infratruktur.

Namun jika kita selalu mendukung produk asli Indonesia, akan sangat mudah mengalahkan pemain raksasa tersebut di rumah kita sendiri. Seperti halnya Alibaba yang sukses mangusir eBay di China berkat dukungan masyarakatnya.


3. Apple vs Samsung




Pertempuran yang sengit selanjutnya adalah pertarungan Apple versus Samsung. Ya, kedua merk ini adalah penguasa perangkat mobile di dunia. Kamu mestinya sudah tahu betapa sengitnya persaingan ini, keduanya seakan tidak mau kalah mengeluarkan inovasi canggih smartphone yang terbaru.

Apple adalah pioneer lahirnya smartphone, sedangkan samsung adalah adik tingkatnya. Tapi pertumbuhan Samsung saat ini sangatlah pesat. Walaupun Samsung berhasil mengalahkan Apple untuk penjualan Smartphone di seluruh dunia. tapi jika bicara persaingan antara keduanya, bagaikan kucing dan tikus, tak pernah akur. Contohnya ketika Samsung berhasil mengeluarkan produk baru, seketika itu juga Apple langsung merespon dengan mengeluarkan produk baru juga.

Mungkin persaingan ini juga sebagai pertaruhan harga diri dan nama besar dari kedua perusahaan. Apple dan Samsung juga memiliki sumber daya yang sangat kuat, tak jarang inovasi terbaru teknologi smartphone dihasilkan melalui karya kedua perusahaan ini. Maka jelas persaingan antar Apple dan Samsung adalah persaingan yang sangat panas dalam dunia mobile karena keduanya tidak mau kalah satu sama lain.


4. Google vs Facebook



Persaingan sengit selanjutnya terjadi antara Google versus Facebook. Bisa dipastikan kedua layanan ini sering kita manfaatkan untuk menyebarkan dan mendapatkan sebuah informasi dengan cepat. Tapi dibalik layar, persaingan antara Google vs Facebook cukup menarik untuk kita simak.

Pertempuran terjadi dalam berbagai aspek, dan keduanya saling mempecundangi satu sama lain. Jika masalah aplikasi pesan Instant, Facebook yang mengandalkan Messenger dan WhatsApp bukanlah tandingan untuk Google Hangout. Namun keseriusan Google untuk menghapus dominasi WhatsApp dan Messenger masih terlalu besar, Google siap menantang Facebook dengan meluncurkan aplikasi pengirim pesan baru yang cerdas bernama Google Allo.

Begitupun dengan hal Media Sosial, Facebook praktis hanya bersaing ketat dengan Google melalui Youtube. Tapi jika masalah penyebaran sebuah informasi secara cepat, Facebook jelas kalah telak dengan mesin pencari Google dan Youtube.

Bicara tentang yang manakah yang lebih populer dan besar, memang agak sulit menentukan siapa yang lebih populer karena kedua perusahaan ini memiliki layanan yang sangat bermanfaat bagi banyak orang. Namun jika ditanya yang manakah yang lebih besar, Google lah yang lebih besar.


5. Perang segi tiga, Microsoft vs Apple vs Google



Perang segi tiga tanpa kita sadari terjadi pada tiga perusahaan teknologi besar dunia, mereka adalah Microsoft, Apple, dan Google. Perang diantara ketiganya melalui perang sistem operasi, Microsoft dengan windows dan windows phone, Apple mempunyai senjata MacOS dan IOS, dan Google percaya diri dengan Android nya. Memang penargetan pasar sistem operasi dari ketiga perusahaan tersebut sedikit berbeda, ada yang perang memalui dekstop dan ada yang bertempur sengit di perangkat mobile.

Bicara tentang perangkat desktop dan PC (Personal Computer), Windows dan MacOS bersaing dengan ketat untuk merebut hati pencita PC. Kedua sistem operasi dekstop ini memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun perkembangan windows dirasa sangatlah pesat, hal ini terjadi dikarenakan MacOS terlalu ekslusive yang hanya bisa digunakan melalui perangkat Apple saja.

MacOS lebih sering digunakan di wilayah perkantoran dan pekerjaan, karena sistem operasi MacOS mempunyai aplikasi yang lebih baik untuk memudahkan menyelesaikan sebuah pekerjaan. Sedangkan windows adalah sistem operasi sejuta umat, Kamu yang punya laptop selain merk Apple pasti menggunakan sistem operasi windows kan.

Sedangkan di perangkat mobile, ketiga perusaahan terlibat pertempuran yang cukup sengit, Dua kekuatan utama IOS dan Android memang tidak ada tandingannya, bahkan Microsoft yang memutuskan untuk menantang kedua sistem operasi tersebut dengan windows phone-nya, malah gagal dan tak mampu bersaing.

Dalam sisi pengguna, Andorid lebih unggul ketimbang IOS. Hal ini jelas dikarenakan Apple yang terlalu tertutup, selain hanya bisa digunakan di Iphone saja, Apple juga terlalu selektif memilih developer yang ingin membuat aplikasi di Platform IOS. Berbeda dengan Android yang bersifat open source yang memungkinkan siapa saja bisa mengembangkan andorid. Maka tidak heran kenapa aplikasi yang support Android jauh lebih banyak ketimbang IOS.

Labels: ,