Mengenal Al-Masih Ad-Dajjal - Musuh Islam Akhir Zaman

Mengenal Al-Masih Ad-Dajjal - Musuh Islam Akhir Zaman

Bicara mengenai nubuat akhir zaman yang telah disampaikan oleh Allah SWT melalui Al-Quran dan melalui hadist Rasulullah SAW, bahwa salah satu tanda besar datangnya hari kehancuran adalah keluarnya Dajjal. Dajjal adalah fitnah terbesar untuk seluruh alam semesta. Kenapa ? lalu siapa sesungguhnya Dajjal ?, dan apa istimewa kekuatan Dajjal itu ?

Nah berikut kita akan mengenal sosok Dajjal, keberadaan Dajjal, kekuatan Dajjal, hingga kematian Dajjal yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan dikuatkan oleh hadist Rasulullah SAW.  Simak penjelasannya.


Intro Dajjal


Dajjal adalah seorang manusia keturuan yahudi. Jadi Dajjal termasuk golongan dari manusia bukan sosok alien, jin atau makhluk jenis lainnya. Namun memang, ia diberi keistimewaan dari Allah SWT dengan kekuataan yang dia miliki.

Dajjal lahir pada masa nabi Sulaiman as, artinya jika diukur pada masa sekarang, umur dajjal sudah mencapai ribuan tahun. Nah disinilah salah satu keistimewaan Dajjal yaitu Allah menangguhkan umurnya seperti halnya menangguhkan umur jin dan iblis sampai akhir zaman.


Dimanakah Sekarang Dajjal


Bila umur Dajjal ditangguhkan hingga saat ini, lalu dimanakah dajjal sekarang ?. Banyak hadist yang mengabarkan bahwa Dajjal akan "keluar". Kata keluar adalah dimana sesuatu menjauhi sebuah objek. Ibaratnya seperti ini, kalo kamu keluar rumah, itu berarti kamu menjauhi rumah bukan mendekatinya.

Artinya, Dajjal tinggal disuatu tempat di bumi ini entah dimana. hal ini dikuatkan di hadist panjang yang berbunyi.


"Sesungguhnya demi Allah, tidaklah aku kumpulkan kalian untuk sesuatu yang menggembirakan atau menakutkan kalian, namun aku kumpulkan kalian karena tamim Addari.”

“Dahulu ia seorang nasrani yang kemudian datang berbaiat (memberikan sumpah setia) dan masuk islam serta mengabariku sebuah kisah yang kisah itu sesuai dengan apa yang pernah aku kisahkan kepada kalian tentang Al-Masih Ad-Dajjal.”

Ia memberitakan bahwa ia naik kapal bersama 30 orang dari kabilah Lakhm dan Judzam. Ditengah perjalanan, mereka diterjang badai ombak hingga berada di tengah laut selama satu bulan sampai mereka terdampar di sebuah pulau di tengah lautan tersebut saat tenggelam matahari merekapun duduk di perahu-perahu kecil. Mereka pun memasuki pulau tersebut hingga menjumpai binatang yang berambut sangat lebat dan kaku hingga mereka tidak tahu mana kubul mana dubur karena demikian lebat bulunya.”

Merekapun berkata: “Celaka, kamu ini apa?
ia menjawab: “Aku adalah al-jassasah .”
Merka mengatakan: “Apakah al jasasah itu ?.
Ia berkata: “Wahai kaum pergilah klian kepada seorang lelaki yang ada dalam rumah ibadah itu sesungguhnya ia sangat merindukan berita kalian!”
Berkata Tamim: “Ketika dia menyebutkan untuk kami seorang laki-laki, kami menjadi khawatir kalau-kalau binatang itu ternyata setan. Kamipun bergerak menuju kepadanya dengan cepat sehingga kami masuk ke tempat ibadah itu.”

“Ternyata didalamnya ada orang yang paling besar yang pernah kami lihat, dan paling kuat ikatannya. Kedua tangannya terikat dengan leher, antara dua lutut dan dua mata kaki terikat dengan besi.”
Kami katakana kepadanya: “Celaka, kamu ini apa?”

Ia menjawab: “Kalian telah mampu mengetahui tentang aku, maka beritakan kepadaku siapa kalian ini
Rombongan Tamim menjawab: “Kami ini orang-orang Arab kami menaiki kapal ternyata kami bertepatan mendapati laut sedang bergelombang luar biasa sehingga kami dipermainkan ombak selama satu bulan sampai hingga terdampar di pulamu ini. Kamipun naik perahu-perahu kecil memasuki pula ini dan bertemu dengan binatang yang sangat lebat dan kaku rambutnya tidak diketahui mana kubul dan mana dubur karena lebat rambutnya.
Kamipun mengatakan: “Celaka kamu, kamu ini apa?”

Ia menjawab: Aku adalah jasasah.
Kamipun bertanya: Apa itu Jassasah, Ia malah berkata: Wahai kaum pergilah kalian kepada laki-laki yang ada dalam rumah ibadah itu sesungguhnya ia sangat merindukan berita kalian.”
Kami pun segera menuju kepadamu, kami khawatir kalau binatang itu ternyatra setan
Lalu orang itu mengatakan: “Kabarkan kepadaku tentang pohon-pohon korma di Baisan
Kami mengatakan: Tentang apa engkau meminta beritanya ?”
Dia berkata: “Aku bertanya kepada kalian tentang pohon korma apakah masih berbuah.”
Kami menjawab: iya
Ia mengatakan: “Sesungguhnya hampir hampir dia tidak akan mengeluarkann buahnya.”

“Kabarkan pula kepadaku tentang danau Thobariyah ?” tanya orang ini.
Kami menjawab: “Tentang apa engkau meminta beritanya?”
“Apakah masih ada airnya, jawabnya.
Mereka menjawab: Danau itu banyak airnya
Dia mengatakan: Sesungguhnya hampir-hampir air akan hilang.

Kabarkan kepadaku tentang mata air Zughor
Mereka mengatakan: Tentang apa kamu minta berita?
Apakah di mata air itu masih ada airnya? Dan apakah penduduk masih bertani dengan airnya? Jawab Dajjal
Kami menjawab: “Iya, mata air itu deras airnya dan penduduk bertani dengannya.”

Ia berkata: “Kabarkan kepadaku tentang nabi ummiyyin apa yang dia lakukan ?”
Mereka menjawab: “Ia telah muncul dari Makkah dan tinggal di Yatsrib.”
Ia mengatakan: “Apakah orang-orang arab memeranginya?”
Kami menjawab: “Ya.”
Ia mengatakan lagi: “Apa yang ia lakukan terhadap orang-orang Arab.”
Maka kami beritakan bahwa ia telah menang atas orang-orang arab dan mereka taat kepadanya
Ia mengatakan: “Itu sudah terjadi?”
Kami katakan: “Ya.”

Ia mengatakan: “Sesungguhnya baik mereka untuk taat kepadanya.”
“Sekarang aku akan beritakan kepada kalian tentang aku: “Sesungguhnya aku adalah Al-Masih dan hampir-hampir aku diberi izin untuk keluar, hingga aku keluar lalu berjalan di bumi dan tidak kutinggalkan satu negeripun kecuali aku akan turun padanya dalam waktu 40 malam kecuali Mekah dan Thaybah, keduanya haram bagiku. Setiap kali aku akan masuk pada salah satu kota ini, malaikat menghadangku dengan pedang terhunus di tangan menghalangiku darinya dan sesungguhnya pada tiap celah ada para malaikat yang menjaganya.

Fatimah mengatakan: Maka Rasulullah saw bersabda dengan menusukkan tongkat di mimbar sambil mengatakan: “Inilah Thaiybah, Inilah Thaiybah, Inilah Thaiybah, yakni Kota Madinah.”
Apakah aku telah beritahukan kalian tentang hal itu ?
Orang-orang menjawab: Iya
Nabi berkata: Sesungguhnya cerita Tamim menakjubkanku, kisahnya sesuai dengan apa yang aku ceritakan kepada kalian tentang Dajjal serta tentang mekah dan madinah.
Kemudian beliau bersabda:

"Ketahuilah bahwa ia berada di lautan Syam atau lautan Yaman,” Oh, tidak! Bahkan dari arah timur! Tidak Dia dari arah timur, Tidak Dia dari arah timur dan beliau mengisyaratkan dengantangan ke arah timur. Hadits Jassasah diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahihnya Kitabul Fitan Wa Asyrotis Sa’ah. bab Qishoshul Jassasah (4/2261 no. 2942)

Dari hadist panjang diatas, kita bisa mengartikan bahwa Dajjal sudah hidup diantara kita di bumi ini, namun ia masih terbelenggu dan belum waktunya dia muncul saat ini.


Pulau Dajjal


Menurut hadist diatas, Dajjal dibelenggu disebuah pulau yang dijaga satu makhluk yang bernama al-jassasah. Dan anehnya, dengan begitu canggihnya teknologi sekarang, sampai saat ini belum diketahui dimana Dajjal dibelenggu. Tidak mungkin jika pulau tersebut belum ditemukan hingga saat ini. karena teknologi sudah merambah ke berbagai sektor.

Adanya Google Map yang diklaim sudah merekam hampir semua bagian di bumi ini. dan berbagai satelit-satelit yang bisa mengamati bumi ternyata belum mampu menemukan pulau yang ditinggali Dajjal. wallahualam.


Ciri Ciri Dajjal


Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, bahwasannya Dajjal adalah manusia yang sama seperti kita. Ia mempunyai rambut, mata, wajah, tangan, badan dan sebagainya persis seperti manusia biasa. Akan tetapi, ada beberapa hal yang lebih spesifik mengenai ciri-ciri makhluk ini. Berikut ini adalah ciri-ciri fisik Dajjal yang dikumpulkan dari beberapa hadits Nabi Muhammad SAW.


Sumbernya adalah hadits-hadits berikut ini:



Kemunculan Dajjal


Dajjal akan keluar karena sebuah kemarahaan. Hal ini karena mungkin kaum muslimin pada masa itu akan sangat kuat dan sulit untuk dikalahkan. Pada masa itu juga mungkin kaum muslimin di seluruh dunia sudah bersatu. Aliansi ini dikarenakan telah munculnya imam mahdi sebagai panglima perang kaum muslimin untuk membasmi musuh islam dan menghapuskan pemerintahan diktator.

“Sesungguhnya ia keluar dari kemarahannya.” (HR. Muslim)
Berita kemunculan dajjal akan disampaikan oleh setan kepada pasukan imam mahdi bahwa Pemimpin mereka "Dajjal" sudah keluar.

Dajjal akan keluar di bumi bagian Timur yang disebut Khurasan. Ia diikuti oleh beberapa kaum yang wajah mereka seperti perisai yang dipukuli.( Imam Ahmad )

Khurasan terdiri dari kota Nishapur dan Tus (Iran); Herat, Balkh, Kabul dan Ghazni (Afghanistan); Merv dan Sanjan (Turkmenistan), Samarkand dan Bukhara (Uzbekistan); Khujand dan Panjakent (Tajikistan); Balochistan (Pakistan, Afghanistan, Iran). Kini, nama Khurasan tetap abadi menjadi sebuah nama provinsi di sebelah Timur Republik Islam Iran. Luas provinsi itu mencapai 314 ribu kilometer persegi.


Kekuatan  Dajjal


Sudah disampaikan sebelumnya bahwa Dajjal memiliki keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT. Selain umurnya yang ditangguhkan, Dajjal juga memiliki kemampuan diluar nalar manusia.

1. Bisa Menghidupkan orang mati

Kemampuan yang paling mengagumkan adalah Dajjal bisa menghidupkan orang yang telah mati. Dengan kemampuan ini, Dajjal akan memperdaya orang-orang yang lemah imannya.

2. Bisa menumbuhkan tanaman

Dajjal mampu memerintahkan bumi untuk menumbukan tanaman. Dajjal akan menumbuhkan tanaman untuk orang-orang kafir, dan memerintahkan bumi untuk tidak menumbuhkan tanamannya untuk kaum muslimin sebelum mereka beriman kepada Dajjal.

3. Bisa menurunkan hujan

Dajjal mampu memerintahkan langit untuk menurunkan hujan. sama halnya seperti poin kedua. Dajjal akan melimpahkan air kepada kaum kafir. dan tidak untuk kaum muslimin sebelum beriman kepada Dajjal.

4. Menyembuhkan orang buta

Dajjal mampu menyembuhkan mata yang buta dengan sekejab.

5. Membawa surga dan neraka

Dajjal mampu membawa surga dan neraka pada kedua tangannya. Hakikat surga dan neraka bukannya neraka dan surga yang sesungguhnya, melainkan sebuah pilihan antara yang hak dan bathil. Pilihan antaran kesenangan dunia atau kesenangan akhirat. Hal ini di perkuat dari hadist sebagai berikut.

Sesungguhnya Dajjal itu akan keluar dengan membawa air dan api, maka apa yang dilihat manusia sebagai air, sebenarnya itu adalah api. Sedangkan apa yang dilihat oleh manusia sebagai api, maka itu sebenarnya adalah air yang dingin dan tawar. Barangsiapa yang menjumpainya, hendaklah menjatuhkan dirinya dalam apa yang dilihatnya sebagai api. Karena ini sesungguhnya adalah air tawar yang nyaman. ” ( HR : Bukhari dan Muslim ).

Dari kemampuan inilah, Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan yang sebenarnya. Bagi manusia yang lemah imannya, akan dengan mudah mempercayainya. Dan bagi yang kuat imannya, ini adalah ujian yang amat luar biasa. Semoga Allah Melindungi kita dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.

Dajjal itu buta sebelah matanya sedangkan Allah sama sekali tidaklah buta“. (HR. Bukhari no. 3337 dan Muslim no. 169)


Kematian Dajjal


Masa hidup Dajjal didunia disampaikan Rasulullah di hadist sebagai berikut.

Dajjal akan hidup selama 40 hari. Satu harinya seperti satu tahun, kemudian seperti sebulan, kemudian seperti sepekan, kemudian hari-hari lainnya seperti hari kalian sekarang. (HR. Muslim no. 2937)

Maksud dari hadist tersebut mungkin dikarenakan pada masa itu akan ada perubahaan siklus dunia, yang mana malam akan terasa selama satu tahun begitupun dibelahan bumi lainnya yang merasakan siang selama satu tahun. Begitupun hari seterusnya.

Baca Juga : inilah, 7 Nasihat Rosululloh untuk Bekal Hidup Akhir Zaman

Detik Detik kematian Dajjal adalah saat ia pertama kali bertemu dengan Isa as di sebuah masjid selesai sholat subuh. Ketika Dajjal melihat Isa as, tubuhnya langsung meleleh seperti melelehnya lilin yang sedang dibakar. Dajjal berlari terbirit-birit menjauhi Isa as. Namun Isa as mengejarnya hingga sampai di gunung Lud lalu menusuk Dajjal dengan pedang hingga ia terbunuh. Hal di dikuatkan dengan hadist sebagai berikut.

Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibnu Maryam, maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur Damsyik dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan zafaran, dan kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat; bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada orang kafir pun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang darjat mereka di syurga.” (Shahih Muslim, Kita Al-Fitan wa Asyrathis Sa’ah, Bab Dzikr Ad-Dajjal 18:67-68)

Labels: , ,