Kisah Sukses Pendiri Perusahaan Apple Inc - Mendiang Steve Jobs

Kisah Sukses Pendiri Apple - Steve Jobs

Apple, ketika kita mendengar kata Apple mungkin terlintas dipikiran mengenai Smartphone Iphone Atau Macbook. Apple adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar didunia. Tidak hanya pengembangan Hardware saja, namun mereka juga mengembangkan Software sendiri untuk mendukung Plattform Iphone Operating System (IOS) dan MacOS.

Apple dikenal sebagai perusahaan yang tertutup. mereka juga sangat menjunjung privacy penggunanya demi kenyamanan menggunakan produk Apple. Dengan kebijakan menjaga Privacy ini. Tidak heran produk Apple sangat diminati dan meledak di pasaran. Selain itu, mereka juga dikenal saat ini sebagai perusahaan penyedia perangkat teknologi terbaik di dunia dengan produk-produk berkualitas dan mumpuni.

Dari kesuksesan Apple itu sendiri, lalu apakah kalian tahu siapa sosok orang dibalik Apple Inc ? Ya, dia adalah Steve Jobs Founder Apple. Lalu bagaimana sejarah dan kisah sukses Steve Jobs saat bersusah payah mendirikan Apple ? Berikut kita akan membahas Profil dan Biografi singkat serta cerita inspiratif dan perjalanan hidup CEO Apple Steve Jobs yang mungkin akan memberikan pelajaran dan pengalaman berharga untuk kita. Simak Penjelasannya.


Kisah Sukses Pendiri Apple - Steve Jobs



Biografi Steve Jobs


Abdul Latief Jendali atau dikenal sebagai Steve Jobs lahir di San Francisco, California, Amerika Serikat pada tahun 24 Februari 1955. Ayah Steve Jobs bernama Abdulfattah Jendali seorang profesor ilmu politik berkebangsaan Syriah, serta ibu bernama Joanne Simpson seorang petalog bahasa wicara berkebangsaan Amerika Serikat. Akan tetapi sejak bayi Steve Jobs diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs dan tinggal di California. dari kedua orang tua angkat ini akhirnya  memberikan nama Steve Jobs. ia juga mempunyai adik perempuan bernama Mona Simpson dari orang tua aslinya.


Kenapa di Adopsi


Pada saat ibu kandung Steve Jobs sedang mengandung dirinya, ibu kandung Steve memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan kuliah. Ditambah ayah kandung Steve bukan juga sorang lulusan sarjana. Pada akhirnya kedua orang tua kandung steve jobs memutuskan untuk mencari orang tua angkat untuk mengasuh steve dengan harapan steve jobs bisa mendapatkan penndidikan yang tinggi. mereke pun lebih memprioritaskan seorang yang mempunyai pendidikan tinggi agar Steve nanti di sekolahkan di jenjang yang sama.

Baca Juga : 5 Tips Mendapatkan Pekerjaan Untuk Prestasi Akademisnya Pas-Pasan

Akan tetapi, harapan kedua orang tua kandung Steve Jobstidak terwujud, orang tua angkat Steve Jobs bukanlah seorang lulusan sarjana, Bahkan ayah angkatnya tak lulus SMA. Awalnya ibu kandung Steve tak setuju, namun kedua orang tua angkat Steve berhasil meyakinkan ibu kandung Steve dan berjanji akan menyekolahkan Steve samapi jenjang yang tinggi.


Pendidikan Steve Jobs


Steve Jobs menjalani pendidikan SMP hingga SMA di Curpetino, California. Sepulang sekolah, ia juga mejadi staff pengajar di Hewlett Packard Company di Palo Alto, California, bersama Steve Wozniak, salah satu pendiri Apple.

Setelah lulus SMA pada tahun 1972, Steve Jobs melanjutkan studinya di salah satu Universitas Amerika yang unggulan (Mahal) yaitu dii Red College di Portland, Oregon). Akan tetapi studinya tidak berjalan dengan baik. Steve justru dikeluarkan atau Drop Out dengan sebuah alasan dan hanya bertahan 1 semester. Pada waktu itu Steve Jobs sangat frustasi. akan tetapi ia tidak terus terbuai terlalu lama dan langsung bangkit.

Jika saya tak pernah dikeluarkan dari tempat belajar hanya satu semester mungkin Mac saat ini tak akan memiliki multiple typefaces atau font-font yang proposional

Bagaimana Bisa Kuliah


Ada pertanyaan yang terlintas dipikiran kita, Bagaimana Steve Jobs bisa kuliah di salah satu Universitas mahal sedangkan orang tua angkatnya tidak mempunyai ekonomi yang terbilang baik ? Pada awalnya Steve Jobs bersikeras untuk kuliah di Red College, ia juga mengetahui bahwa kuliah disana akan menghabiskan semua tabungan orang tua angkatnya yang seharusnya untuk kebutuhan masaa tuanya.

Akhirnya Steve memikirkan ini semua. setelah 1 semester disana, steve memikirkan apakah kuliah di Red College akan memberikannya tujuan hidup yang lebih baik. Kemudian Steve memutuskan untuk Drop Out di Universitas mahal tersebut.

Sebenarnya Steve hanya berhenti dari kelas wajib yang memakan banyak biaya, terlebih lagi Steve beranggapan bahwa kelas wajib tidaklah menarik dan membosankan. ia lalu mengambil kelas kaligarfi di Red College. Steve akhirnya jatuh cinta dengan kaligrafi karena alasan sebuah seni indah yang menakjubkan.

Perekonomian Steve pada waktu sangat sulit, bahkan ia tidak mempunyai kamar kost dan hanya menumpang dirumah salah satu temannya. Bahkan untuk membeli makanan saja, ia harus mencari botol bekas kemudian menjualnya untuk mendapatkan uang. Namun Steve sangat menikmatinya dan menganggap itu semua kehidupan yang normal, walapun sebenarnya sangat menyedihkan.

Setelah sekian lama mempelajari ilmu Kaligrafi, Steve kemudian kembali berpikir apakah ilmu kaligrafi yang ia kuasai akan bermanfaat dikemudian hari. Namun pertanyaan tersebut terjawab 10 tahun kemudian. Pada saat itu steve sedang mendesain Mac atau PC Machintos, Ilmu kaligrafi saangat berguna untuk mendasain itu semua. Steve Jobs mengatakan jika ia tidak mengambil kelas Kaligrafi, mungkin desain PC Mac tidak memiliki huruf-huruf indah yang luar biasa seperti sekarang ini.


Mendirikan Apple, NeXT dan PIXAR


Kisah Sukses Pendiri Apple - Steve Jobs

Pada usia Steve Jobs beranjak ke 20 tahun, ia mengajak temannya Steve Wozniak untuk mendirikan sebuah perusahaan sendiri. mereka berdua memutuskan untuk membuat perusahaan teknologi karena mereka mempunyai hobi yang sama yaitu mengotak-atik komputer disisi lain juga mereka berdua ingin mengubah dunia dengan teknologi.

Kemudian mereka mendasain sebuah logo yang unik dimana sebuah apple yang tergigit. dengan ambisi dan kerja keras, lahirlah sebuah perusahaan kecil yang diberinama Apple Computer co.

Setelah mendirikan perusahaan tersebut. mereka berdua lalu mengeluarkan produk PC pertama mereka seharga $ 666.66. ada kisah unik dari harga 666 dimana angka tersebut dipilih dari nomor telepon Wozniak yang berakhiran 6666.

Produk pertama mereka meledak dan sangat laku dipasaran. pada rentang waktu 1977-1980, Apple mengeluarkan produk kedua dan ketiganya yang diberinama Apple II dan Apple III. namun produk turunan tersebut tidak sukses dari sebelumnya.

Walaupun begitu, Jobs dan Wozniak serta Apple terus konsisten dan semakin memperdalam bidang pengembangan tersebut demi mewujudkan impian mereka. setelah 10 tahun lamanya, Akhirnya Apple berkembang dengan pesat. Yang awalnya hanya memiliki 2 karyawan, pada saat itu telah memiliki 4000 karyawan untuk membantu perkembangan Apple. nilai perusahaan Apple juga terus mahal yang pada waktu itu menembus harga $ 2 Milliar.

Dengan perkembangan Apple, Akhirnya mereka meutukan untuk mencari seseorang untuk menjadi pemimpin baru dengan alasan bisa amendapatkan ide-ide yang baru pula. Akhirnya Steve Jobs mengajak John Sculley dari pepsi-cola untuk memimpin Apple.

Hanya butuh satu tahun, Apple kembali meluncurkan produk baru yang diberinama Apple Lisa yang mempunyai teknologi terbaru canggih, Akan tetapi produk tersebut tidak terlalu disambut oleh pasar. Apple kemudian lebih berinovasi, pada tahun 1968 Apple meluncurkan komputer pertama mereka yang disebut Machintos.

Akan tetapi, sebuah nasib sial dirasakan oleh Steve Jobs, ia justru dipecat oleh perusahaan yang notabene ia dirikan dari awal akhrnya mencapakan dirinya. Sungguh bentuk pemecatan tersebut dianggap sebuah pengkhianatan yang sangat menyakitkan. Akan tetapi, menurut dewan direksi selaku para pemegang saham menilai Steve Jobs terlalu Keras Kepala dan sulit di atur.


Hidup Tak berhenti


Keadaan Steve pada waktu itu sangatlah menyedihkan, ia benar-benar frustasi yang sempat berpikir untuk melarikan diri dari Silicon Valey (kawasan pusat teknologi yang ada di AS). namun Steve Jobs mengambil pelajaran yang sangat berharga dan menilai itu semua adalah kehidupan yang normal. ia juga berpikir bahwa hidupnya tidak akan habis sampai disini.
Hidupmu ada batasnya, Jangan sia-siakan hidupmu untuk terus hidup dari orang lain.
Berbekal segudang pengalaman, Steve Jobs kembali bangkit dan mendirikan perusahaan baru bernama NeXT. perusahaan ini fokus dibidang yang sama dengan Apple. Di perusahaan NeXT yang merealisasi ide-ide emas yang sebenarnya ide tersebut diperuntukkan untuk Apple, namun sangat disayangkan Apple justru telah menendangnya keluar terlebih dahulu.

Tidak hanya perusahaan NeXT, ia juga mendrikan perusahaan animasi yang diberinama PIXAR. kesuksesan PIXAR dalam dunia animasi pun cukup tinggi, Bahkan film-film karya PIXAR beberapa kali memenangkan ajang Academy Award yang bergengsi.


Akuisisi NeXT oleh Apple


Dengan perkembang NeXT yang sangat pesat dibawah kepemimpinan Steve Jobs, hal ini membuat Apple terancam dan memutuskan untuk membeli NeXT. Setelah Akuisisi NeXT sukses, banyak teknologi NeXT yang diterapkan pada Apple, terutama produk NeXTSTEP yang berkembang jadi Mac OS X.
Salah satu alasan kenapa Steve Jobs dikeluarkan oleh Apple yaitu karena Steve keras kapala yang menyebabkan kesempatan Apple untuk menjadi penguasa dibidang Komputer Pribadi sirna. hal ini di latar dibelakangi keengganan Steve Jobs memberikan kebebasan campur tangan kepada perusahaan lain untuk mengembangkan komputer Machintos.

Diangkat kembali menjadi CEO Apple


Lambat laun perusahaan NeXT mulai menunjukkan dominasinya dibawah Apple dengan menjadi jantung bagi produk-produk yang dikeluarkan Apple. disisi lain juga pemimpin Apple pada waktu itu kinerjanya dinilai buruk untuk masa depan Apple itu sendiri. Hal inilah menjadi pertimbangan paa direksi untuk mengangkat kembali Steve Jobs untuk meminpin perusahaan Apple.

Setelah resmi kembali menjadi CEO Apple pada tahun 1997, Steve Jobs langsung mendombrak perusahaan Apple dengan merilis produk unggulan seperti Iphone, IMac, Ipod, Icloud, IOS, Ipad, dan Macbook dan mendominasi pasar dunia hingga saat ini.

Steve Jobs mengatakan bahwa keberhasilan yang ia raih salah satunya berawal dari tendangan dirinya dari Apple. Steve kemudian menganggap jika dulu dirinya tidak dipecat oleh Apple kemungkinan produk-produk Apple seperti sekarang tidaklah ada. Karena dari kejadian itulah Steve Jobs lebih memahami konsumen.


Kisah Cinta Steve Jobs


Kisah Sukses Pendiri Apple - Steve Jobs

Steve Jobs menikah dengan wanita bernama Lourene Powel. Wanita cantik ini adalah pendiri pendamping dan mantan CEO Apple. Lourene menikah dengan Steve Jobs pada tanggal 18 maret 1991. ia memiliki putra bernama Reed yang lahir pada tahun 1991. dan dua orang putri bernama Erin yang lahir pada tahun 1995, dan Eve pada tahun 1998.


Pengidap Penyakit dan Meninggal Dunia.


Pada tahun 2004, Steve divonis mempunyai penyakit Kanker Pankreas yang diklaim pada waktu itu sulit untuk disembuhkan. Hal ini membuat Steve Jobs memutuskan untuk mengambil cuti dari Apple. Menurut banyak pengamat, hal ini sungguh disayangkan karena pada masa-masa itu Apple dan Steve berada dalam puncak kejayaan.

Baca Juga : 13 Waktu Istimewa Untuk Berdoa Yang Cepat Dikabulkan Dan Mustajab

Namun Steve menganggap penyakit yang ia derita bukanlah sesuatu yang memperngaruhi semangatnya. dirinya menganggap bahwa pengalamannya lebih sulit ketimbang rasa sakit yang di derita dari penyakit tersebut.

Kemudian Steve meminta Tim Cook untuk mengambil alih perusahaan sebagai pemimpin baru Apple. Dengan kondisinya semakin memburuk, pada tanggal 24 Agustuis 2011 Steve Jobs resmi mengundurkan diri dari Apple.

Dan akhirnya pada tanggal 5 oktober 2011, Steve Jobs meninggal dunia karena penyakit yang dia derita. Duka kepergian Steve Jobs bukan hanya melanda keluarga dan perusahaan Apple saja. Namun dirasakan oleh seluruh dunia. Karena Steve Jobs dianggap sebagai salah satu orang berpengaruh didunia.


Profil Singkat Steve Jobs


Lahir : 24 Februari 1955. di San Francisco, California, AS
Meninggal dunia : 5 Oktober 2011, Palo Arto, California, AS
Istri : Lourene Powell Jobs
Anak : Lisa Brennan-Jobs, Eve Jobs, Erin Siena Jobs, Reed Jobs
Pendidikan : Red College

Share this

Artikel Terkait

lanjut
« Prev Post
Sebelum
Next Post »