Mau Anak Pintar Atur Uang ? jangan lakukan 6 kesalahan berikut ini

Mau Anak Pintar Atur Uang ? jangan lakukan 6 kesalahan berikut ini

Apakah anda ingin supaya anaknya pintar mengatur uang ? Lalu, Bagaimana sih cara dan tips biar bikin anak jago mengatur uang ? Apakah kamu sudah merasa sangat bijak dan cerdas mengatur keuangan anak tapi masih dirasa tidak ada bedanya, anak masih boros dan tidak berhemat ? lalu bagaiamana cara dan tips membuat anak pintar atur uang ?  mungkin kamu melakukan 6 kesalahan berikut ini simak penjelasannya.

Memiliki anak perempuan (cewek) atau laki-laki (cowok) sebenarnya sama saja dalam hal pengeluaran uang. banyak yang beranggapan, anak perempuan lebih boros daripada anak laki-laki. teori ini sebenarnya tidak bisa dipertanggung jawabkan. memiliki anak yang pandai atau jago mengatur uang tentunya menjadi kebanggaan bagi banyak orang tua. Bagaimana tidak, dengan kemampuannya itu kita sebagai orang tua tidak perlu khawatir dan resah saat memberikan uang harian, mingguan atau bulanan. Membuat anak cerdas mengatur keuangan memang sangatlah penting dan perlu dilakukan sejak dini. Sayangnya untuk mendidik anak-anak ini para orang tua tidak sedikit yang melakukan kesalahan.

Dari kesalahan ini maka kemudian membuat anak-anak malah memiliki kebiasaan negatif. Nah dari sinilah maka Anda sebagai orang tua haruslah berhati-hati dalam hal mendidik anak mengatur uang ini. Dan berikut ini adalah daftar beberapa kesalahan orang tua dalam mendidik pengaturan keuangannya. Berikut ulasannya.


KESALAHAN DALAM MENGATUR UANG ANAK


1. Tidak membuat daftar Belanja


Kesalahan pertama orang tua dalam pendidikan manajemen keuangan adalah tidak membuat daftar belanja untuk anak. Ya, ini adalah hal yang seringkali dilupakan oleh para orang tua. Karena tidak mau repot maka para tua ini kemudian melupakan daftar belanja untuk anaknya. Tentu saja hal ini sangatlah tidak benar, sebab daftar belanja ini adalah komponen yang sangat penting agar anak mempunyai kejelasan tentang apa saja yang bisa ia beli dan tidak.

Baca Juga : Kumpulan Kata Bijak Bersyukur

Tanpa adanya daftar belanja maka bisa jadi anak akan merasa tidak punya batasan dan akhirnya membuat mereka jadi menggunakan uang untuk belanja hal-hal yang sebenarnya tidak diperlukan. Dari sini maka lama-kelamaan anak bisa saja kemudian malah menjadi boros.


2. mengajak anak belanja karena ada dorongan


Berikutnya, kesalahan orang tua saat mendidik anaknya mengatur uang adalah dengan selalu mengajak anak-anak belanja karena ada harga promo. Ya, belanja karena ada dorongan (impulsif) ini memang tidak baik jika Anda ingin menerapkannya pada anak-anak. Sebab Jika hal ini sudah melekat pada pikiran anak-anak, maka mereka bisa jadi ketika dewasa akan menjadi orang yang komsumtif dengan terus berbelanja.

Mengapa bisa demikian? Sebab seperti kita tahu, minimarket atau pusat perbelanjaan hampir setiap hari mengadakan promo dan harga diskon. Nah dari sini jika belanja impulsif ini sudah tertanam pada anak-anak, maka bisa jadi mereka akan berbelanja setiap harinya.


3. Selalu menuruti kemauan dan keinginan anak


Selanjutnya, bentuk kesalahan orang tua saat mendidik anak dalam pengaturan uang adalah dengan selalu memenuhi keinginan dan kemauan anak. Ya, saat dalam proses ini, Anda sebagai orang tua harus mengajarkan anak-anak untuk berhemat, bukan malah boros.

Baca Juga : Hilang Arah dan Tujuan Hidup. Tanyak 6 hal ini pada dirimu

Perilaku boros yang bisa tertanam pada anak-anak ini memang bisa muncul saat Anda sebagai orang tua selalu menuruti keinginan dan kemauan anak. Hal ini secara sekilas memang sangat bertentangan dengan program Anda untuk mendidik anak melakukan pengaturan uang.


4. Hanya fokus pada hari ini saja


Dalam mengajarkan anak mengatur uang, para orang tua juga tidak sedikit yang mengajarkan untuk berpikir tentang masa depan pada anak-anak mereka. Mereka para orang tua ini hanya mengajarkan bagaimana mereka harus bisa menghemat uang untuk hari ini saja.

Hal ini memang baik, tapi alangkah lebih baiknya, Anda sebagai orang tua juga mengajarkan anak untuk belajar memikirkan keuangan di masa depan. Bagaimana caranya untuk hal yang satu ini? Anda bisa mengajarkan anak-anak menabung atau juga berinvestasi kecil-kecilan.


5 Memberi Uang tanpa Arahan


Uang adalah barang yang cepat habis saat dikeluarkan dan sulit untuk didapatkan. Inilah sebuah pernyataan yang bisa Anda katakan pada anak-anak Anda. Dengan hal ini maka anak-anak jadi mengerti penggunaan uang yang diberikan orang tua padanya. Jika Anda memiliki ilmu tentang hakikat uang yang lebih mendalam, maka Anda juga bisa mengatakannya anak Anda saat memberikan uang tersebut.


6. Tidak mengajarkan anak untuk berbisnis


Terakhir, kesalahan orang tua dalam mengajarkan anak dalam pengaturan keuangan adalah tidak mengajarkan anak untuk berbisnis. Ya, mengajarkan bisnis memang tidak ada salahnya dan bahkan baik bila Anda memang ingin membuat anak Anda jadi orang yang kaya raya di kemudian hari.

Baca Juga : Kumpulan Kata Mutiara Nasehat diri Sendiri

Cobalah untuk mengajarkan anak pada bisnis kecil-kecilan terlebih dulu yang tidak memiliki resiko besar. Nah dengan cara ini maka anak akan mengerti bagaimana sulitnya mencari uang. Dengan demikian maka anak akan otomatis akan lebih menghargai uang yang ia peroleh.

Share this

Artikel Terkait

lanjut
« Prev Post
Sebelum
Next Post »